CIREBON — Kobaran api baru berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas sempat kesulitan karena permukiman di sekitar rumah tergolong padat, sehingga risiko api merambat ke bangunan lain cukup tinggi.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon pukul 14.13 WIB. Regu 1 Damkar Wilayah Sektor Lemahabang langsung bergerak lima menit kemudian, tiba di lokasi pukul 14.30 WIB. Tim dari Sektor Pangenan menyusul lima menit setelahnya.
Api Berasal dari Korsleting di Kamar Belakang
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Sano, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik di kamar bagian belakang. Di titik itu terdapat colokan listrik yang biasa digunakan untuk kipas angin.
"Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Tidak ada aktivitas di dalam," ujar Sano kepada petugas di lokasi.
Dua Sektor Damkar Berkoordinasi Padamkan Api
Proses pemadaman dipimpin langsung oleh Komandan Sektor Pangenan bersama Komandan Sektor Lemahabang. Karena lokasi masuk wilayah manajemen kebakaran (WMK) Sektor Pangenan, koordinasi antardua sektor dilakukan sejak awal untuk mempercepat penanganan.
Petugas butuh waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan api sepenuhnya. Sebagian bangunan rumah dilaporkan rusak parah akibat terjangan api yang membesar sebelum petugas tiba.
Kerugian Masih Dihitung, Warga Diminta Waspada
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan Damkar masih melakukan pendataan kerugian material. Belum ada perkiraan nominal dari pemilik rumah maupun instansi terkait.
Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon mengimbau warga untuk memeriksa instalasi listrik secara berkala, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran rumah tangga di wilayah tersebut sepanjang 2026.