BANDUNG — Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung resmi meluncurkan Virtual Job Fair 2026, sebuah bursa kerja digital yang mempertemukan pencari kerja dengan puluhan perusahaan tanpa perlu tatap muka. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (30/6/2026) dan dapat diakses melalui aplikasi New BIMMA.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan bahwa penyelenggaraan perdana ini merupakan inovasi layanan ketenagakerjaan di era digital. Pihaknya ingin memastikan setiap warga Kota Bandung mendapat akses setara terhadap peluang kerja, tanpa terkendala jarak maupun biaya transportasi.
2.595 Lowongan dari Beragam Sektor
Virtual Job Fair 2026 menghadirkan perusahaan dari berbagai sektor dengan total 2.595 lowongan kerja. Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara daring, mulai dari pendaftaran hingga peninjauan profil oleh perusahaan.
“Melalui Virtual Jobfair, kami ingin memastikan bahwa setiap warga Kota Bandung memiliki akses yang sama terhadap peluang kerja, tanpa terbatas oleh jarak maupun biaya,” ujar Yayan, Senin (29/6/2026).
Cara Ikut: Siapkan Profil New BIMMA Sebelum Hari H
Pencari kerja diimbau melengkapi profil di aplikasi New BIMMA sebelum hari pelaksanaan. Pasalnya, perusahaan akan aktif meninjau akun peserta sebagai bagian dari proses seleksi awal. Tidak ada batasan pengalaman kerja—seluruh warga Kota Bandung boleh mendaftar secara gratis.
Yayan menambahkan, persiapan teknis sudah dipastikan berjalan lancar. Pihaknya ingin pengalaman peserta dalam bursa kerja virtual ini tidak kalah dengan penyelenggaraan tatap muka, bahkan lebih mudah karena bisa diakses dari mana saja.
Rencana Rutin: Job Fair Bulanan hingga Level Internasional
Ke depan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung berencana menggelar job fair setiap bulan secara rutin. Tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional dan internasional. Hal itu dilakukan agar setiap lowongan yang tersedia di perusahaan dapat terisi oleh putra-putri terbaik Kota Bandung.
“Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa secara rutin, guna memastikan setiap warga Kota Bandung memiliki akses yang sama terhadap peluang kerja yang tersedia,” tutup Yayan.