GARUT — Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengerahkan sejumlah pilar sosial untuk membantu merehabilitasi rumah milik Minawati, seorang lanjut usia di Kampung Cihalimun, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu. Rumah warga tersebut dilaporkan dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni.
Kepala Dinsos Garut, Marlinda Siti Hana, mengatakan pengerahan tim ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan warganya mendapatkan hunian yang layak. "Ini merupakan bentuk respons sosial terhadap kondisi rumah Ibu Minawati yang sudah tidak layak huni," katanya di Garut, Selasa.
Siapa Saja yang Diturunkan ke Lapangan?
Dinsos Garut menerjunkan tiga unsur pilar sosial dalam proses rehabilitasi ini. Mereka adalah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang sudah tersebar di setiap kecamatan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Garut, dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Mereka akan bergotong royong bersama masyarakat setempat untuk merehabilitasi rumah Minawati. "Semangat gotong royong diwujudkan melalui rehabilitasi rumah guna menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman," ujar Marlinda.
Kondisi Ekonomi di Bawah Garis Kemiskinan
Minawati diketahui hidup dengan kondisi ekonomi di bawah garis kemiskinan. Rumahnya yang berada di Kampung Cihalimun sudah dalam keadaan rusak parah, sehingga membutuhkan penanganan segera dari berbagai pihak.
Marlinda menjelaskan, keterlibatan pilar sosial di lapangan merupakan bagian dari kepedulian pemerintah terhadap warga rentan. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat ini bisa terus dijaga dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Garut.
"Kehadiran pemerintah, pilar-pilar sosial, serta masyarakat menjadi wujud nyata kolaborasi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial," katanya.
Bantuan Stimulan Sebelum Rehabilitasi
Sebelum proses rehabilitasi dimulai, Dinsos Garut telah meninjau langsung kondisi rumah Minawati. Sebagai langkah awal, pemerintah memberikan bantuan stimulan sebesar Rp3,5 juta untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga selama menunggu proses verifikasi dan pencairan bantuan dari Kementerian Sosial.
Warga setempat menyambut antusias program gotong royong ini. Mereka turut serta membantu merehabilitasi rumah agar dapat ditempati lebih nyaman dan aman dibandingkan sebelumnya.