BANDUNG — Persib Bandung resmi menambah kekuatan tim menjelang musim kompetisi 2026/2027. Klub kebanggaan Bobotoh itu memperkenalkan pemain anyar asal Montenegro, Balsa Sekulic, dalam sesi jumpa pers yang digelar di Graha Persib, Kota Bandung, pada Selasa (7/7/2026).
Pemain berposisi bek tersebut menjadi rekrutan baru Persib untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi musim depan. Manajemen klub tidak hanya membidik prestasi di Liga 1 Indonesia, tetapi juga di turnamen pramusim Piala Presiden serta dua kompetisi bergengsi tingkat Asia.
Amunisi Baru untuk Tiga Front Kompetisi
Balsa Sekulic didatangkan untuk memperkuat skuad Persib di tiga ajang sekaligus. Selain Liga 1 dan Piala Presiden, pemain asal Eropa itu diharapkan bisa membawa nama Indonesia di pentas ASEAN Club Championship dan AFC Champions League Two.
Langkah ini menunjukkan ambisi besar Persib untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Asia. Dengan jadwal yang padat, kedalaman skuad menjadi faktor krusial bagi pelatih dalam merotasi pemain.
Momen Perkenalan di Hadapan Bobotoh dan Media
Sesi perkenalan berlangsung di Graha Persib yang menjadi markas kebanggaan tim. Sejumlah Bobotoh yang hadir tampak antusias mengabadikan momen tersebut melalui foto menggunakan ponsel mereka. Suasana hangat terlihat saat Sekulic menyapa awak media dan suporter yang datang.
Meski belum ada pernyataan resmi dari manajemen mengenai durasi kontrak, perekrutan ini menjadi sinyal keseriusan Persib dalam membangun tim yang kompetitif. Klub berjuluk Maung Bandung itu dikenal selektif dalam memilih pemain asing, terutama untuk posisi pertahanan.
Profil Singkat Balsa Sekulic
Balsa Sekulic merupakan pemain bertahan yang sebelumnya berkarier di beberapa klub Eropa. Postur tubuhnya yang tinggi dan pengalaman bermain di kompetisi ketat menjadi nilai tambah bagi lini belakang Persib. Kehadirannya diharapkan mampu beradaptasi cepat dengan gaya permainan Liga Indonesia yang mengandalkan kecepatan dan fisik.
Rekrutan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Persib untuk membangun identitas permainan yang solid. Dengan pengalaman Sekulic, pelatih memiliki opsi lebih dalam menyusun formasi bertahan menghadapi lawan-lawan berat di level Asia.