PURWAKARTA — Sebanyak 1.079 lowongan kerja dari 41 perusahaan tersedia dalam Job Fair Online 2026 yang digelar Pemkab Purwakarta melalui aplikasi Nyari Gawe. Dari jumlah tersebut, 1.019 posisi berasal dari 35 perusahaan dalam negeri, sementara 60 lowongan lainnya dibuka oleh enam Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk penempatan di luar negeri.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Purwakarta, Adi Wibowo, mengatakan tahun ini menjadi kali pertama Purwakarta menyelenggarakan job fair secara full online. "Ini merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik," ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Cara Daftar: Cukup Pakai NIK dan Smartphone
Pencari kerja yang ingin mendaftar cukup mengunduh aplikasi Nyari Gawe, lalu membuat akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Setelah melengkapi data diri, pelamar bisa langsung memilih lowongan yang tersedia. Bagi yang berminat bekerja ke luar negeri, aplikasi juga menyediakan akses menuju sistem Sisko P2MI.
"Semua sudah dipermudah. Tinggal daftar, lengkapi profil, lalu pilih lowongan sesuai keinginan. Tidak perlu lagi datang membawa berkas lamaran," kata Adi.
Lambat di Hari Pertama, Disnakertrans Minta Warga Tak Panik
Pada hari pertama pelaksanaan, sejumlah pengguna mengeluhkan perlambatan akses akibat lonjakan pengguna yang masuk secara bersamaan. Adi memastikan kondisi tersebut wajar terjadi pada sistem baru dan meminta masyarakat tidak panik. Pasalnya, masa pendaftaran masih berlangsung hingga 16 Juli 2026.
"Ini bukan siapa yang paling cepat mengirim lamaran langsung diterima. Perusahaan akan menyeleksi kandidat setelah masa pendaftaran selesai, jadi masyarakat tidak perlu terburu-buru," ujarnya.
Dari Paperless ke Full Online: Perjalanan Digitalisasi Job Fair Purwakarta
Keputusan menggelar job fair secara daring tidak muncul tiba-tiba. Sejak 2023, Disnakertrans Purwakarta telah menerapkan sistem paperless di mana dokumen lamaran diunggah secara digital meski kegiatan masih berlangsung tatap muka. Pada 2025, konsep tersebut dikembangkan menjadi sistem hybrid setelah menerima masukan dari Kementerian Ketenagakerjaan, Pemprov Jawa Barat, dan aparat keamanan. Pengalaman itu kemudian menjadi dasar penyelenggaraan yang sepenuhnya online pada tahun ini.
Menurut Adi, penggunaan aplikasi Nyari Gawe juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus memperluas jangkauan layanan ke masyarakat di pelosok.
Pesan Penting: Baca Petunjuk Sebelum Mendaftar
Adi mengajak para pencari kerja membiasakan diri membaca setiap informasi dan petunjuk penggunaan aplikasi sebelum mendaftar. Menurutnya, kemampuan memahami prosedur menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan teliti.
"Kalau ada pengumuman, baca dulu dengan baik. Jangan langsung menyimpulkan aplikasi bermasalah. Ketelitian seperti itu juga dibutuhkan ketika nanti bekerja di dunia industri," kata Adi.
Ia menambahkan, apabila pelaksanaan Job Fair Online 2026 dinilai efektif meningkatkan penempatan tenaga kerja, Disnakertrans berencana menggelar kegiatan serupa pada akhir tahun untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Purwakarta.