Pencarian

Dua Pelajar Wanita Tewas Tenggelam di Pantai Kapitol Sukabumi Terseret Ombak Besar saat Berenang

Minggu, 19 Juli 2026 • 15:34:31 WIB
Dua Pelajar Wanita Tewas Tenggelam di Pantai Kapitol Sukabumi Terseret Ombak Besar saat Berenang
Dua pelajar perempuan, Wafa (13) dan Kania (15), ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak besar saat berenang di Pantai Kapitol, Sukabumi, Sabtu (tanggal) sore.

SUKABUMI — Dua pelajar perempuan dilaporkan tewas tenggelam di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kedua korban, Wafa (13) dan Kania (15), terseret ombak besar saat berenang di lokasi tersebut.

Peristiwa terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WIB. Kedua korban merupakan warga Kecamatan Kadudampit dan Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Kronologi: Ombak Besar Datang Tiba-tiba

Menurut Kasatpolairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, kedua korban sedang berenang di sekitar pantai ketika ombak besar datang secara tiba-tiba. “Saat sedang berenang, tiba-tiba datang ombak besar dan menyeretnya ke tengah laut,” ujar Dadi dalam keterangannya.

Teman korban yang selamat berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut berusaha menolong, namun kedua korban sudah terseret jauh dan kemudian tenggelam.

Proses Pencarian: Korban Ditemukan Berdekatan

Aparat kepolisian dari Polsek Cisolok tiba di lokasi setelah menerima laporan. Pencarian dilakukan bersama warga setempat. Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia menjelang malam hari.

“Korban pertama yang ditemukan atas nama Wafa, berselang tiga menit kemudian temannya, Kania. Keduanya ditemukan meninggal dunia,” kata Dadi. Jasad kedua korban dievakuasi menggunakan perahu karet dan ditemukan dalam posisi berdekatan.

Imbauan untuk Wisatawan: Dilarang Berenang, Ombak Besar Mengancam

Pihak kepolisian mengimbau para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kapitol untuk mematuhi arahan petugas dan rambu-rambu peringatan yang telah dipasang. Aktivitas berenang di kawasan pantai sangat tidak disarankan karena ombak besar bisa datang sewaktu-waktu tanpa peringatan.

“Para wisatawan dilarang berenang di pantai, karena ombak besar bisa datang tiba-tiba, hingga membahayakan keselamatan,” tegas AKP Dadi. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya arus laut yang kerap merenggut korban jiwa di kawasan wisata pantai selatan Jawa Barat.

Bagikan
Sumber: satujabar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks