Pencarian

Rekayasa Lalu Lintas Cimahi Berlaku Pekan Depan, Jembatan Raden Demang Hardjakusumah Dipelihara dan Underpass Gatot Subroto Dibangun

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 17:13:01 WIB
Rekayasa Lalu Lintas Cimahi Berlaku Pekan Depan, Jembatan Raden Demang Hardjakusumah Dipelihara dan Underpass Gatot Subroto Dibangun
Petugas memasang rambu rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Cimahi, sebagai persiapan pemeliharaan jembatan dan pembangunan underpass.

CIMAHI — Dua proyek infrastruktur di Kota Cimahi dipastikan mengubah peta mobilitas warga dalam waktu dekat. Selain pemeliharaan berkala Jembatan Raden Demang Hardjakusumah, pembangunan Underpass Gatot Subroto juga akan menutup ruas jalan tersebut selama proses pengerjaan berlangsung.

Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang, membenarkan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan bersamaan dengan pelaksanaan pemeliharaan jembatan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah.

"Betul kita akan berlakukan rekayasa lalu lintas karena akan ada pemeliharaan jembatan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah," ungkap Endang saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).

Kendaraan dari Cibabat Dialihkan ke Jalan Amir Mahmud

Dalam skema yang telah disiapkan, seluruh kendaraan dari arah Cibabat menuju Citeureup maupun sebaliknya akan dialihkan melalui Jalan Nasional Amir Mahmud. Jalur ini menjadi alternatif utama selama masa pemeliharaan jembatan berlangsung.

"Kendaraan yang dari arah Cibabat menuju Citeurep maupun sebaliknya melalui Jalan Nasional (Jalan Amir Mahmud)," ujar Endang.

Penerapan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut diperkirakan mulai dilakukan dalam satu hingga dua pekan ke depan. "Mungkin dalam 1-2 minggu lagi (berlaku rekayasa lalu lintas)," kata Endang.

Underpass Gatot Subroto: Kendaraan Besar Masuk Tol, Bus dan Truk Lewat Jalur Alternatif

Pada waktu yang hampir bersamaan, ruas Jalan Gatot Subroto akan ditutup total selama pembangunan underpass. Dishub telah menyiapkan skema berbeda berdasarkan jenis kendaraan untuk menjaga kelancaran arus.

Kendaraan besar seperti bus dan truk diarahkan melintasi Jalan Amir Mahmud. Sementara itu, kendaraan yang menuju arah barat akan dialihkan masuk melalui Tol Padalarang.

Adapun kendaraan yang menuju arah timur diarahkan masuk ke Tol Baros melalui Jalan Mahar Martanegara atau Tol Pasirkoja. Pembagian jalur ini dilakukan untuk menghindari penumpukan di titik-titik rawan kemacetan.

Sosialisasi Digelar Sebelum Rekayasa Berlaku

Sebelum kebijakan ini diterapkan, Dishub Kota Cimahi bersama instansi terkait akan lebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar pengguna jalan mengetahui perubahan arus lalu lintas dan dapat menyesuaikan rute perjalanan sejak dini.

Kebijakan rekayasa lalu lintas ini disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus selama dua proyek infrastruktur itu berlangsung. Langkah ini juga diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan di jalur-jalur utama yang menjadi akses penghubung antarkawasan di Kota Cimahi.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabarekspres.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks