JAWA BARAT — Kabar kenaikan harga produk Apple memang sudah diwanti-wanti sejak awal tahun. CEO Tim Cook sempat memberi sinyal bahwa tekanan biaya produksi akan berimbas pada harga jual. Namun, ketika eksekusinya datang bersamaan di banyak lini produk—Mac, iPad, Apple TV, HomePod, dan Vision Pro—tetap saja mengejutkan banyak pengguna.
Yang menarik, iPhone, Apple Watch, dan AirPods justru lolos dari gelombang pertama kenaikan tersebut. Analis menilai ini hanya soal waktu sebelum ketiganya menyusul, dan momen yang paling masuk akal adalah acara peluncuran iPhone 18 yang dijadwalkan bulan depan.
Kenaikan Harga iPhone 18 Pro dan Model Lama
Rumor yang beredar menyebut iPhone 18 Pro akan dibanderol mulai USD 1.299-1.399. Jika dibandingkan dengan iPhone 17 Pro yang saat ini dijual di angka USD 1.099, selisihnya cukup signifikan—bisa mencapai USD 300 atau sekitar Rp 4,9 juta.
Kebiasaan Apple menurunkan harga model lama saat seri baru rilis juga diprediksi tidak akan terjadi tahun ini. Sebaliknya, harga iPhone 17 dan jajaran sebelumnya kemungkinan tetap bertahan atau bahkan naik tipis. Ini adalah perubahan perilaku harga yang belum pernah terjadi sebelumnya di lini iPhone.
Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 Ikut Naik?
Krisis memori yang dipicu oleh maraknya fitur kecerdasan buatan (AI) disebut menjadi biang keladi utama. Komponen memori yang digunakan di Apple Watch ikut terpengaruh, sehingga biaya produksi Series 12 dan Ultra 4 diprediksi naik. Artinya, konsumen harus merogoh kocek lebih dalam untuk wearable terbaru Apple.
Berbeda dengan iPhone dan Apple Watch yang kenaikannya hampir pasti, nasib AirPods masih abu-abu. Dampak kenaikan harga memori dan penyimpanan terhadap AirPods disebut minimal. Namun, jika Apple berniat meratakan harga di seluruh lini produknya, ajang September adalah tempat yang paling mungkin untuk mengumumkannya.
Apa Artinya bagi Konsumen Indonesia?
Bagi pengguna di Indonesia, kenaikan harga ini hampir dipastikan akan terasa lebih berat. Selain selisih kurs, harga resmi produk Apple di Tanah Air sudah termasuk pajak dan bea masuk yang membuatnya lebih mahal dari harga global. Estimasi kasar untuk iPhone 18 Pro di Indonesia bisa menembus angka Rp 25-27 juta untuk varian dasar, tergantung konfigurasi dan kurs rupiah saat peluncuran resmi.
Jika kamu berencana membeli iPhone 17 Pro atau Apple Watch Series 11, waktu terbaik untuk membelinya adalah sekarang, sebelum harga resmi berubah. Setelah seri baru diumumkan, harga model lama yang biasanya turun justru berisiko naik tahun ini.
Keputusan menaikkan harga di semua lini produk menunjukkan Apple sedang menyesuaikan diri dengan realitas biaya produksi global yang meningkat. Bagi konsumen, ini berarti anggaran untuk membeli produk Apple perlu disiapkan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.