Pencarian

Wali Kota Tasikmalaya Tinjau Langsung TK Negeri Rakyat, 850 Anak dari Keluarga Prasejahtera Sudah Terdaftar

Kamis, 06 Agustus 2026 • 23:21:01 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Tinjau Langsung TK Negeri Rakyat, 850 Anak dari Keluarga Prasejahtera Sudah Terdaftar
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyapa siswa saat meninjau pelaksanaan Program TK Negeri Rakyat di TK Pertiwi Kecamatan Tawang, Kamis (6/8/2026).

TASIKMALAYA — Sebanyak 850 anak dari kelompok keluarga prasejahtera di Kota Tasikmalaya resmi mengenyam pendidikan anak usia dini melalui Program TK Negeri Rakyat. Program yang digagas Dinas Pendidikan ini menyasar anak usia 5-6 tahun yang masuk dalam kelompok Desil 1 dan Desil 2, dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.

Kepastian itu disampaikan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, saat meninjau pelaksanaan program di TK Pertiwi Kecamatan Tawang dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Situ Cibeureum di Kecamatan Tamansari, Kamis (6/8/2026). Program ini baru resmi berjalan sejak Senin (3/8/2026) lalu.

Bantuan Tidak Hanya Uang Sekolah, tapi Juga Seragam dan Sepatu

Dalam peninjauan tersebut, Viman yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Disdik Kota Tasikmalaya, Yogi Gum Permana, menyapa langsung para siswa. Pemerintah daerah tidak hanya menanggung biaya sekolah, tetapi juga menyediakan seragam, tas, sepatu, hingga bantuan operasional bagi lembaga pendidikan yang menjadi mitra.

“Pendidikan anak usia dini di TK ini sangat penting dan utama. Anak-anak ini masa depannya Kota Tasikmalaya. Kita pastikan mereka belajar dengan nyaman, gurunya siap, dan fasilitasnya memadai dalam mendukung kegiatan belajar,” ujar Viman saat berdialog dengan guru dan orang tua murid.

Mengapa Program Ini Menyasar Desil 1 dan Desil 2?

Viman menegaskan bahwa latar belakang ekonomi orang tua tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk bersekolah. Program ini merupakan bagian dari upaya menuntaskan anak tidak sekolah (ATS) pada rentang usia 5-6 tahun sekaligus mendukung kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun.

“Jangan sampai ada anak yang tidak bisa sekolah hanya karena orang tuanya kurang mampu,” tegasnya.

SKB Situ Cibeureum Bakal Disulap Jadi Gedung TK Negeri Rakyat

Bunda PAUD Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, mengungkapkan bahwa 850 siswa penerima manfaat tersebut tersebar di TK dekat lingkungan rumah masing-masing. Langkah ini diambil agar anak-anak tidak kesulitan menjangkau lokasi sekolah.

Ke depan, pemerintah menyiapkan revitalisasi gedung SKB di Kecamatan Tamansari yang sebelumnya tidak terpakai untuk dijadikan sekolah TK Negeri Rakyat. Hal ini untuk memperkuat jangkauan program agar akses pendidikan semakin inklusif dan merata.

“Pemerintah tentu berkewajiban untuk menyediakan infrastruktur yang memadai. Pendidikan usia dini merupakan investasi jangka panjang. Kemudian kita harus menyiapkan generasi penerus bangsa sejak dini melalui pendidikan yang layak dan berkualitas,” pungkas Elvira.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusjabar.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks