JAWA BARAT — Konfirmasi kehadiran puluhan investor tersebut disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, pada Minggu (16/8/2026). Menurut Thomas, jumlah tersebut merupakan akumulasi dari para investor yang telah menanamkan modalnya di kawasan IKN sejak awal pembangunan.
"Investor berdasarkan informasi ada kurang lebih 40-an yang merupakan investor pelopor itu akan hadir. Sudah konfirmasi akhir kepada kami," kata Thomas.
Swissotel dan Rumah Sakit Swasta Dipastikan Terlibat
Meski enggan merinci satu per satu nama investor, Thomas memastikan pengelola Swissotel Nusantara menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam peringatan HUT ke-81 RI. Kehadiran hotel berbintang tersebut dinilai sebagai simbol mulai beroperasinya sektor perhotelan di ibu kota baru.
"Kalau kita lihat hari ini kan sudah ada, hari ini hotel sudah ada, Swissotel ya. Kita lihat hari ini rumah sakit swasta itu sudah ada, dan beberapa investor yang sudah groundbreaking akan hadir pada hari esok," ujarnya.
Geliat Sektor Swasta di Tengah Persiapan Upacara
Konfirmasi ini sekaligus menunjukkan progres operasional di IKN yang mulai dihuni fasilitas publik. Selain hotel, sejumlah rumah sakit swasta yang telah beroperasi di kawasan Nusantara juga dikabarkan akan mengikuti jalannya upacara. Keterlibatan para pelaku usaha ini menjadi penanda awal aktivitas ekonomi yang mengiringi perpindahan pusat pemerintahan.
Sebelumnya, panitia juga telah mengumumkan karnaval HUT ke-81 RI di IKN akan melibatkan 1.215 peserta yang menampilkan ragam budaya Nusantara. Rangkaian acara ini dirancang untuk menggaungkan identitas IKN sebagai ruang publik yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat dan investor.
Kehadiran Investor Jadi Indikator Kepercayaan
Partisipasi puluhan investor pelopor dalam upacara kenegaraan pertama di IKN dinilai memiliki makna simbolis. Mereka dianggap sebagai garda terdepan yang mempercayakan modalnya pada proyek strategis nasional sebelum operasional penuh pemerintahan berjalan. OIKN sendiri terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar agar ekosistem investasi di Nusantara semakin matang.
Hingga saat ini, OIKN belum merilis daftar lengkap nama investor yang akan hadir. Namun, jaminan kehadiran dari pihak pengelola hotel dan rumah sakit swasta mengindikasikan bahwa sektor layanan dasar di IKN sudah mulai beroperasi secara riil, bukan sekadar seremonial.