BANDUNG — Kota Bandung selama ini menjadi satu-satunya ibu kota provinsi di Indonesia yang tidak memiliki tempat pemrosesan akhir (TPA) sendiri. Kondisi itu membuat pengelolaan sampah harian warga sangat bergantung pada fasilitas milik Pemprov Jawa Barat, seperti TPA Sarimukti dan TPPAS Legok Nangka yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
Untuk menjembatani kebutuhan tersebut, Pemkot Bandung menyiapkan TPOS Gedebage. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut fasilitas ini akan menggunakan teknologi baru dalam pengolahan sampah.
“Dalam hal ini, kami akan membangun satu fasilitas pengolahan sampah dengan menggunakan sebuah teknologi yang baru,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Minggu (23/8/2026).
Mengapa Kapasitas 300 Ton per Hari?
Angka 300 ton per hari bukan tanpa perhitungan. Pemkot Bandung bersama pihak terkait telah melakukan survei dan menilai kawasan Gedebage layak menjadi lokasi fasilitas pengolahan sampah dengan skala tersebut.
Keberadaan TPOS Gedebage dinilai krusial untuk mengisi kekosongan pengelolaan sampah sebelum TPPAS Legok Nangka rampung dibangun. Dengan begitu, volume sampah yang dikirim ke TPA Sarimukti bisa ditekan secara signifikan.
Bandung Tak Punya TPA Sendiri
Farhan mengakui ketergantungan Kota Bandung terhadap fasilitas pengolahan sampah milik provinsi masih sangat tinggi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah kota dalam mengelola limbah domestik warganya.
“Terus terang Kota Bandung itu satu-satunya ibu kota provinsi yang tidak punya TPA. Jadi kami sangat tergantung kepada TPA-TPA yang dibangun oleh provinsi, baik yang di Sarimukti maupun yang sekarang sedang dibangun di Legok Nangka,” kata Farhan.
Kolaborasi dengan Danantara dan Kemdiktisaintek
Proyek strategis ini tidak digarap sendiri oleh Pemkot Bandung. Keterlibatan BPI Danantara menjadi sinyal bahwa pengelolaan sampah perkotaan kini dipandang sebagai sektor investasi yang layak, bukan sekadar layanan publik.
Sementara itu, Kemdiktisaintek diharapkan membawa inovasi teknologi pengolahan sampah yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Teknologi baru yang dimaksud belum dirinci secara teknis oleh Pemkot Bandung.
Dengan target operasi pada akhir 2026 atau awal 2027, TPOS Gedebage akan menjadi salah satu proyek infrastruktur lingkungan yang dinantikan warga Bandung.