Pencarian

Ventures Platform Kunci Pendanaan $83 Juta untuk Startup Afrika, Ekspansi ke Luar Nigeria

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:06:01 WIB
Ventures Platform Kunci Pendanaan $83 Juta untuk Startup Afrika, Ekspansi ke Luar Nigeria
Ventures Platform mengumumkan penutupan pendanaan tahap kedua senilai 83 juta dolar AS untuk ekspansi ke pasar Afrika di luar Nigeria.

Strategi Baru di Tengah Seleksi Ketat

JAWA BARAT — Penggalangan dana ini berlangsung sekitar satu setengah tahun, lebih lama dibandingkan pendanaan pertama. Kola Aina, Founding Partner Ventures Platform, menyebut lingkungan investasi saat ini jauh lebih selektif dibandingkan saat mereka mengelola dana pertama pada 2022.

"LP (limited partner) mengajukan pertanyaan yang lebih sulit soal performa, konstruksi portofolio, likuiditas, disiplin manajer, dan diferensiasi," ujar Aina kepada TechCrunch. Ia menambahkan bahwa pasar modal ventura kini tidak lagi menganggap ketersediaan modal sebagai sesuatu yang tanpa batas.

AI Menjadi Fokus Utama Investasi

Ventures Platform menaruh perhatian khusus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) di portofolio mereka. Aina menjelaskan, ketertarikan ini bukan sekadar tren, melainkan soal perubahan fundamental ekonomi.

"Kami sangat tertarik di mana AI mengubah ekonomi dalam melayani pasar Afrika," katanya. Menurutnya, AI paling menarik ketika berperan sebagai enabler yang menciptakan struktur biaya, model bisnis, atau pasar yang sepenuhnya berbeda, bukan hanya sekadar fitur tambahan.

Cek hingga $3 Juta untuk Ekspansi Regional

Dari dana kelolaan kedua ini, Ventures Platform telah menyalurkan investasi ke lima perusahaan yang berbasis di Kenya, Afrika Selatan, dan Mesir. Ukuran cek yang dikeluarkan mencapai maksimal $3 juta per perusahaan, dengan target penempatan modal dilakukan dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan.

Perusahaan menyatakan ketertarikannya pada pasar yang bisa memperluas akses produk dan layanan esensial, mengatasi kesenjangan infrastruktur kritis, serta menciptakan kategori konsumsi baru.

Fund I Jadi Fondasi Bukti Kinerja

Dana pertama Ventures Platform senilai $46 juta pada 2022 lalu menjadi fondasi untuk penggalangan dana berikutnya. Fokus awal mereka pada putaran pra-biji (pre-seed) dan biji (seed) dinilai berhasil membuktikan model pendekatan investasi tahap awal di Afrika bisa berjalan di skala institusional.

Keberhasilan ini tercermin dari tingkat loyalitas investor lama. Sebanyak 70% LP dari Fund I kembali berinvestasi di Fund II. Pendukung dana tersebut mencakup European Bank for Reconstruction and Development (EBRD), Norfund dari Norwegia, dan Ashesi University Foundation dari Ghana.

Perbandingan dengan Pasar Modal Ventura Afrika

Keputusan Ventures Platform untuk memperbesar dana kelolaan terjadi di tengah kontraksi pendanaan startup Afrika. Data menunjukkan startup di benua tersebut baru mengumpulkan sekitar $930 juta dari lebih 200 kesepakatan tahun ini. Angka ini menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai $1,16 miliar dari 447 kesepakatan.

Kondisi ini menciptakan pasar berbentuk barbell, di mana modal terkonsentrasi pada segelintir firma di puncak dan manajer pendatang baru yang punya rekam jejak terpercaya. "Tiga tahun lalu masih ada rasa penasaran besar terhadap peluang Afrika. Hari ini, LP menuntut bukti," kata Aina.

Kunci Kemenangan: Kedalaman Lokal dan Koneksi Global

Di tengah ketatnya persaingan, Aina menilai keunggulan utama perusahaannya adalah kombinasi pemahaman mendalam pasar lokal dengan jaringan global. Menurutnya, generasi pendiri dan manajer dana saat ini telah merasakan dua kondisi ekstrem: kelimpahan modal dan kelangkaan modal.

"Kombinasi kedalaman lokal dan konektivitas global semakin penting seiring matangnya ekosistem," ujarnya. Ia menegaskan bahwa sekadar menyandang status dana pan-Afrika tidak lagi cukup sebagai strategi. LP ingin tahu akses ke talenta terbaik, cara navigasi pasar spesifik, dan alasan firma tersebut layak menang.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks