JAWA BARAT — Portronics resmi meluncurkan Power Shutter Air 20K di India. Produk ini bukan sekadar power bank biasa—bodi kotaknya didesain menyerupai kamera digital, lengkap dengan lingkaran "lensa" yang menjadi area pengisian nirkabel. Kami belum memegang unitnya langsung, jadi ulasan ini berdasarkan spesifikasi resmi yang dilaporkan Gizmochina.
Spesifikasi Power Shutter Air 20K: Kapasitas Besar, Output Terbatas
Power bank ini mengusung baterai 20.000mAh, cukup untuk mengisi ulang dua kali smartphone standar. Dukungan standar Qi2 untuk magnetic wireless charging 15W—kompatibel dengan iPhone terbaru dan perangkat dengan magnet bawaan. Ada juga kanal khusus 2.5W untuk Apple Watch atau earbuds.
- Kapasitas: 20.000mAh
- USB-C Power Delivery: 20W
- Wireless charging (Qi2): 15W
- Output khusus jam tangan/earbuds: 2.5W
- Total output saat multi-device: 22.5W
- Sertifikasi BiS, casing anti api
Jika semua port dipakai bersamaan, total output hanya 22.5W. Ini angkanya cukup kecil dibanding power bank 20.000mAh lain yang sudah mendukung 45W atau bahkan 65W. Artinya, waktu pengisian akan lebih lama jika kamu meninggalkan perangkat dalam keadaan low battery.
Desain Kamera: Lebih dari Sekadar Gimmick?
Bentuknya memang unik. Bodi kotak dengan sudut tumpul, area wireless charging di depan yang menyerupai lensa, dan layar LED digital di sisi panel. Kabel USB-C-nya dirancang ganda sebagai lanyard—bisa dikalungkan di leher, mirip menggantung kamera saku.
Tombol fisik berwarna biru menambah kesan playful. Portronics juga menyertakan cincin metal untuk perangkat yang tidak punya magnet internal, jadi kamu bisa menempelkan power bank ke HP non-Qi2 dengan casing magnetik. Tapi perlu diingat: desain bulky seperti ini mungkin tidak nyaman dimasukkan saku celana—lebih cocok untuk tas atau ditempel ke HP saat dipakai.
Fitur Wireless Charging 15W: Bagus di Atas Kertas, Perlu Pengujian
Standar Qi2 yang dipakai menjanjikan peningkatan manajemen suhu dan keselarasan magnetik yang lebih baik dibanding Qi versi lama. Untuk Apple Watch, kanal 2.5W memang kecil—tapi cukup untuk mengisi baterai wearable tersebut secara perlahan. Sayangnya, kamu tidak bisa mengisi HP via kabel dan wireless sekaligus dengan kecepatan penuh. Output total 22.5W berarti ketika keduanya aktif, daya terbagi: misalnya 20W untuk USB-C dan 2.5W untuk wireless.
Ini artinya tidak akan ada teknologi pengisian cepat super seperti 45W atau 65W yang banyak ditawarkan kompetitor di kelas kapasitas yang sama.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
- Output total 22.5W terlalu kecil untuk kapasitas 20.000mAh—proses pengisian perangkat akan lebih lambat.
- Harga Rs. 4.999 (sekitar Rp 950 ribu dengan kurs 1 INR = Rp 190) tergolong mahal untuk power bank, apalagi dengan spesifikasi output yang biasa saja.
- Belum ada informasi resmi untuk pasar Indonesia—bila dibawa melalui importir, biaya tambahan bisa membuatnya lebih mahal.
- Desain bulky dan berat (belum diumumkan bobot resmi) membuatnya kurang praktis untuk dibawa harian.
Harga: Sebanding dengan Nilai Jual Unik
Di India, Power Shutter Air 20K dijual Rs. 4.999, atau sekitar Rp 950 ribu. Dengan uang segitu di Indonesia, kamu sudah bisa mendapat power bank 20.000mAh dari Anker atau Baseus dengan output 65W dan dual port. Jadi yang kamu bayar di sini adalah desain dan fitur magnetic wireless charging—bukan performa pengisian tercepat.
Buat kamu yang butuh power bank besar untuk perjalanan dan sering pakai Apple Watch, produk ini menarik. Tapi kalau prioritas adalah kecepatan mengisi smartphone, ada banyak opsi lain yang lebih masuk akal.