BOGOR — Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambangi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI yang berlokasi di Sentul, Kabupaten Bogor. Kedatangannya bertepatan dengan peringatan Hari Penjaga Perdamaian PBB yang jatuh setiap 29 Mei.
Momen Apresiasi untuk Prajurit TNI
Dalam kunjungan itu, Dedie Rachim berdialog langsung dengan sejumlah personel TNI yang pernah atau tengah bersiap untuk bertugas di medan misi perdamaian. Ia menekankan pentingnya peran prajurit Indonesia dalam menjaga stabilitas global di bawah bendera PBB.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral. Tugas mereka sangat berat, tapi membawa nama harum bangsa,” ujar Dedie dalam keterangan yang diterima redaksi.
Apa Itu PMPP TNI dan Perannya?
PMPP TNI merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan di bawah Markas Besar TNI yang khusus menyiapkan personel untuk misi pemeliharaan perdamaian PBB. Lembaga ini berlokasi di Sentul dan menjadi pusat pelatihan standar PBB bagi prajurit dari berbagai matra.
Sejak didirikan, PMPP TNI telah melatih ribuan personel yang dikirim ke berbagai zona konflik dunia, seperti Lebanon, Kongo, dan Sudan. Kunjungan kepala daerah ke pusat pelatihan ini tergolong langka dan menjadi sinyal dukungan moral dari pemerintah daerah.
Sinergi Pemkot Bogor dan TNI ke Depan
Dedie Rachim menyebutkan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Pemerintah Kota Bogor berencana menjajaki kerja sama lebih erat dengan PMPP TNI, terutama dalam program pelatihan kebencanaan dan penanganan krisis di tingkat kota.
“Kami ingin ilmu dan pengalaman dari prajurit yang bertugas di medan konflik bisa diterapkan di Bogor, misalnya untuk penanganan bencana atau situasi darurat lainnya,” tambah Dedie.
Hari Penjaga Perdamaian PBB sendiri diperingati secara global setiap tahun untuk menghormati lebih dari 4.000 personel penjaga perdamaian yang gugur sejak 1948. Indonesia konsisten menjadi salah satu kontributor terbesar personel perempuan dalam misi PBB.