GARUT — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memerintahkan jajaran kepala desa untuk turun langsung ke lapangan menyisir anak-anak yang tidak lagi bersekolah. Instruksi ini disampaikan di Garut, Selasa, sebagai bagian dari upaya meningkatkan angka partisipasi pendidikan dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.
"Cari anak yang putus sekolah dan cari alasan mengapa mereka tidak bersekolah, lalu kita sama-sama mencari solusinya," ujar Bupati.
Bukan Sekadar Data, Tapi Tindak Lanjut
Para kades tidak hanya diminta mencatat nama dan jumlah anak putus sekolah. Mereka harus menggali alasan di balik keputusan anak berhenti belajar. Apakah karena masalah ekonomi, jarak sekolah, atau kebutuhan alat sekolah yang tidak terpenuhi.
Bupati menegaskan, jika persoalannya sesederhana tidak memiliki sepatu atau tas, pemerintah daerah siap turun tangan. "Laporkan ke Pemkab Garut untuk selanjutnya akan diberikan bantuan agar mereka memiliki semangat untuk sekolah," katanya.
Solusi Keuangan Lewat Program Indonesia Pintar
Untuk masalah biaya, pemerintah mengandalkan Program Indonesia Pintar (PIP). Bupati mengakui program ini tidak bisa menjangkau seluruh kebutuhan, tetapi akan terus dimaksimalkan.
"Kalau terkait keuangan kita akan mencarikan solusi melalui Program Indonesia Pintar, tentu saja tidak berarti semua bisa terpenuhi, tetapi kita akan terus memaksimalkan upaya," jelasnya.
Desa Jadi Ujung Tombak Pembangunan Pendidikan
Bupati menekankan peran strategis pemerintah desa dalam pembangunan daerah, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, kemajuan sebuah kabupaten sangat bergantung pada kondisi desa-desa di dalamnya.
"Kalau desanya maju maka kabupatennya maju, namun sebaliknya kalau desanya ada kendala maka kemungkinan besar kabupaten pun akan menghadapi kendala," katanya.
Pemkab Garut saat ini terus menggencarkan pembangunan di tingkat desa. Sinergi dan gotong royong antar elemen masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan Garut yang lebih baik, dimulai dari memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena alasan yang sebenarnya bisa diatasi.