INDRAMAYU — Sebanyak 32 tim bola voli dari seluruh penjuru Kabupaten Indramayu turun berlaga di GOR Singalodra pada Sabtu (13/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026). Mereka bersaing memperebutkan gelar juara Turnamen Bola Voli Indoor Soekarno Cup 2026 yang digagas oleh DPC PDI Perjuangan setempat.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bagian dari implementasi instruksi DPP partai untuk mengisi Bulan Bung Karno dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bukan Sekadar Juara, Tapi Sarana Mempererat Persaudaraan
Dalam sambutannya, Ono Surono menekankan bahwa semangat Soekarno Cup 2026 adalah nilai-nilai persatuan dan gotong royong. “Yang paling penting bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kegiatan ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
Ia menambahkan, peringatan Bulan Bung Karno seharusnya tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Partai, kata Ono, mendorong berbagai aktivitas positif mulai dari seminar, festival budaya, kegiatan sosial, hingga kompetisi olahraga seperti turnamen bola voli ini.
Antusiasme Tinggi, 31 Kecamatan Berpartisipasi
Kehadiran 32 tim dari 31 kecamatan menjadi bukti bahwa olahraga bola voli masih memiliki tempat istimewa di hati warga Indramayu. “Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap tahun,” kata Ono.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, menjelaskan bahwa setelah pembukaan, pertandingan langsung memasuki babak penyisihan dengan sistem gugur. “Hari ini kita mulai babak penyisihan. Besok akan dilanjutkan dengan pertandingan 16 besar, semifinal hingga final,” katanya.
Hadiah Pembinaan dan Rencana Libatkan Atlet Putri
Panitia menyediakan hadiah pembinaan bagi para juara. Juara pertama menerima Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, dan juara keempat Rp1 juta.
Sirojudin juga merespons positif harapan Ono Surono agar ke depan turnamen melibatkan lebih banyak atlet putri. “Tahun depan Insya Allah kami akan mengkaji agar Soekarno Cup juga melibatkan tim putri. Kami ingin olahraga bola voli menjadi ruang yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk menunjukkan prestasinya,” ujarnya.
Penjaringan Atlet Potensial untuk Tingkat Regional
Lebih jauh, Sirojudin berharap turnamen ini bisa menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial. “Kami berharap PBVSI Kabupaten Indramayu dapat memantau para pemain yang bertanding selama turnamen berlangsung. Mudah-mudahan dari Soekarno Cup lahir atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu memperkuat Kabupaten Indramayu di tingkat regional maupun nasional,” pungkasnya.