Pencarian

BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Riau, Siak dan Kampar Paling Banyak, Waspada Karhutla

Senin, 15 Juni 2026 • 14:04:31 WIB
BMKG Deteksi 19 Titik Panas di Riau, Siak dan Kampar Paling Banyak, Waspada Karhutla
BMKG mencatat 19 titik panas di Riau dengan Siak dan Kampar sebagai wilayah terbanyak.

JAWA BARAT — Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, mengungkapkan data pemantauan satelit hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan 19 titik api tersebar di enam kabupaten/kota. Siak mendominasi dengan tujuh titik, disusul Kampar lima titik, Pelalawan tiga titik, Dumai dua titik, serta masing-masing satu titik di Bengkalis dan Kuantan Singingi.

Sumatera Catat 72 Titik Panas, Riau Tertinggi

Secara regional, BMKG mencatat total 72 titik panas di Pulau Sumatera. Selain Riau, provinsi dengan jumlah hotspot signifikan adalah Jambi (13 titik), Sumatera Selatan (13 titik), dan Bangka Belitung (13 titik). Wilayah lain seperti Aceh, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara juga terpantau memiliki titik api, meski dalam jumlah lebih kecil.

Yasir mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan titik panas sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). "Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas," ujarnya, Senin (15/6) pagi.

Imbauan Larangan Bakar Lahan dan Kewaspadaan

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini dinilai krusial mengingat kondisi cuaca yang dapat mempercepat penyebaran api.

Peringatan dini ini disampaikan menyusul pengalaman karhutla tahun-tahun sebelumnya yang kerap menimbulkan kabut asap lintas batas dan mengganggu aktivitas penerbangan serta kesehatan warga. Pemerintah daerah setempat pun diminta mengaktifkan posko siaga darurat jika titik api terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Data BMKG ini menjadi alarm awal bagi aparat dan masyarakat Riau untuk bergerak cepat sebelum api meluas. Titik panas yang terdeteksi di Siak dan Kampar, dua wilayah dengan lahan gambut luas, memerlukan perhatian khusus karena api di bawah permukaan gambut sulit dipadamkan dan bisa bertahan lama.

Bagikan
Sumber: amp.viralnasional.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks