KUNINGAN — Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMPN 1 Cilimus tahun ajaran 2026-2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 11.00 WIB. Dari total 420 pendaftar, sekolah hanya menyediakan bangku untuk 360 siswa baru.
Kepala SMPN 1 Cilimus, Ida Nurhaeda MPd, menjelaskan kuota 360 siswa bukan semata karena keterbatasan ruang kelas. Kebijakan ini bertujuan meratakan distribusi siswa di wilayah Cilimus.
“420 pendaftar, yang diterima 360. Ini untuk toleransi ke SMP 2 dan 3 Cilimus biar kebagi rata, jadi tidak ada penumpukan siswa di satu sekolah,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Empat Jalur Seleksi Dibuka, Tak Ada Gelombang Kedua
Proses seleksi di SMPN 1 Cilimus menggunakan empat jalur sesuai petunjuk teknis dari dinas pendidikan. Jalur tersebut meliputi domisili, afirmasi untuk keluarga ekonomi tidak mampu, mutasi atau perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi.
Ida menegaskan SPMB di sekolahnya hanya digelar satu gelombang. Jumlah 360 siswa yang dinyatakan lolos bersifat final dan tidak ada penerimaan tahap kedua.
Pengumpulan Berkas Secara Online, Pelaksanaan Dimajukan
Periode pengumpulan berkas berlangsung 15-19 Juni 2026. Sekolah menggunakan sistem online yang dilanjutkan dengan verifikasi berkas secara langsung.
Menurut Ida, waktu pelaksanaan SPMB di SMPN 1 Cilimus sedikit berbeda dari jadwal umum yang ditetapkan dinas. Perubahan ini merupakan hasil kesepakatan rapat dengan guru kelas 6 SD dan korwil setempat, serta telah mendapat izin dari dinas pendidikan.
“Prinsipnya SPMB dilaksanakan jujur dan aman tidak menimbulkan masalah,” ujar Kepsek.
Pemerataan Jadi Kunci, Antrean Panjang Terhindarkan
Pengalihan kelebihan pendaftar ke SMPN 2 dan SMPN 3 Cilimus dinilai sebagai solusi paling realistis. Dengan cara ini, tidak ada sekolah yang kelebihan siswa drastis sementara sekolah lain kekurangan peminat.
Kebijakan ini sekaligus menjawab kekhawatiran orang tua yang kerap membanjiri satu sekolah favorit. Pemerintah daerah mendorong setiap sekolah negeri di Cilimus memiliki kualitas setara, sehingga minat pendaftar tidak hanya terpusat di satu titik.