Pencarian

17.554 Warga Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN Sepanjang Semester I 2026, dari Pendidikan hingga Lingkungan

Kamis, 16 Juli 2026 • 17:30:01 WIB
17.554 Warga Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN Sepanjang Semester I 2026, dari Pendidikan hingga Lingkungan
PLN menyalurkan bantuan perangkat multimedia untuk SMPIT Al Bina di Purwakarta guna mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

KOTA BANDUNG — PT PLN (Persero) UID Jawa Barat mencatat, sebanyak 17.554 warga di berbagai daerah telah menerima manfaat langsung dari program TJSL pada paruh pertama tahun 2026. Program ini tidak hanya bersifat karitatif, melainkan dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan di sektor pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa setiap bantuan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik penerima. “Melalui program TJSL, PLN ingin hadir memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Setiap bantuan dirancang berdasarkan kebutuhan penerima agar dapat memberikan dampak jangka panjang,” ujarnya.

Bantuan Pendidikan untuk SMPIT Al Bina dan Sekolah di Kuningan

Di sektor pendidikan, PLN menyalurkan bantuan perangkat multimedia untuk SMPIT Al Bina di Purwakarta. Selain itu, perangkat laboratorium komputer juga diberikan kepada sejumlah sekolah di Kabupaten Kuningan. Dukungan ini diharapkan memperluas akses pembelajaran berbasis teknologi dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

PowerAble: Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

PLN juga mendorong kemandirian kelompok rentan melalui program PowerAble (Empowering Disable) by PLN Peduli. Program ini digarap bersama Yayasan Kreasi Pulas Katumbiri, memberikan pelatihan keterampilan kepada penyandang disabilitas agar mampu berkarya dan mandiri secara ekonomi.

Limbah Tekstil Disulap Jadi Produk Bernilai Tambah

Di sektor lingkungan, PLN mendukung program The New Factory: Scale Up Inovasi Daur Ulang Limbah Tekstil. Program ini menyasar Koperasi Pekerja Garmen The New Factory Bandung, mendorong pengolahan limbah tekstil menjadi produk bernilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Joharifin menambahkan, seluruh inisiatif ini berkontribusi pada enam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Pendidikan Bermutu, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

“Kami berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berkembang dan menciptakan nilai tambah. Kolaborasi antara PLN, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan,” pungkas Joharifin.

Ke depan, PLN UID Jawa Barat berkomitmen menghadirkan program TJSL yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan tidak hanya ingin dikenal sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Jawa Barat.

Bagikan
Sumber: tugubandung.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks