BANDUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat memprogramkan perbaikan infrastruktur dengan menyasar 34 ruas jalan serta satu jembatan yang tersebar di berbagai wilayah. Langkah ini diambil guna meningkatkan konektivitas aktivitas masyarakat yang berlangsung hingga September 2026.
Lembang Jadi Kecamatan dengan Penanganan Terbanyak
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung Barat Fauzan Azima di Bandung, Kamis, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati berdasarkan hasil pemetaan kondisi jalan rusak serta aspirasi masyarakat.
"Betul sesuai arahan Pak Bupati Jeje, dan sesuai yang disampaikan Pak Bupati sebelumnya, ada perbaikan 34 ruas jalan dan satu jembatan," katanya.
Fauzan menyebut Kecamatan Lembang menjadi wilayah dengan penanganan terbanyak, yakni delapan ruas jalan yang akan diperbaiki dalam program tersebut. Perbaikan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih baik.
Pengerjaan Bertahap Mulai Akhir Juni 2026
Pelaksanaan pekerjaan perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap mulai akhir Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada September 2026.
"Jadi sesuai jadwal, pengerjaannya bertahap mulai akhir Juni hingga bulan September 2026, saat ini sedang berproses untuk tahap pelaksanaannya," ujarnya.
Perbaikan infrastruktur tersebut tersebar di 14 kecamatan, yaitu Batujajar, Cihampelas, Cikalongwetan, Cililin, Cipeundeuy, Cipongkor, Cisarua, Gununghalu, Lembang, Ngamprah, Parongpong, Rongga, Saguling, dan Sindangkerta.
Sudah Dicanangkan, Manfaat Diharapkan Segera Terasa
Fauzan mengatakan perbaikan infrastruktur tersebut sudah dimatangkan dan akan segera dilakukan guna mempercepat akses infrastruktur yang merata bagi masyarakat.
"Sudah dicanangkan dan segera dilaksanakan agar dapat dirasakan secara langsung manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Ia berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat melalui meningkatnya kelancaran mobilitas dan konektivitas antar-wilayah.