Pencarian

Koperasi Desa Bakal Kelola Pabrik CPO dan PLTS 0,5 MW, Peresmian Agustus 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 • 20:11:31 WIB
Koperasi Desa Bakal Kelola Pabrik CPO dan PLTS 0,5 MW, Peresmian Agustus 2026
Menteri Koperasi akan meresmikan pabrik CPO dan PLTS 0,5 MW yang dikelola koperasi pada Agustus 2026.

JAWA BARAT — Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan, peresmian pabrik CPO dan PLTS tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, ia belum merinci nama koperasi yang akan menjalankan dua proyek strategis ini.

"Saya di bulan depan, awal Agustus akan meresmikan pabrik CPO yang dikelola oleh koperasi. Kita akan meresmikan juga di bulan Agustus, pembangkit listrik tenaga surya skala 0,5 megawatt yang akan dikelola oleh koperasi," ujar Ferry dalam program detikSore, dikutip Sabtu (11/7/2026).

PLTS untuk Desa Tanpa Listrik

Lokasi PLTS tersebut berada di Pulau Sembur Laut, Kelurahan Galang Baru, Kepulauan Riau. Menurut Ferry, proyek ini menyasar daerah yang selama ini belum teraliri listrik secara memadai.

"Itu kan bisa memberikan solusi bagi desa-desa yang belum punya listrik, segala macam. Kemudian, kita mendirikan stasiun pengisian bahan bakar solar untuk nelayan, dan sebagainya. Jadi, kita sekarang masuk ke sektor-sektor itu," kata dia.

Dengan kapasitas 0,5 MW, PLTS ini tergolong skala kecil namun diharapkan bisa menjadi model bagi pengelolaan energi terbarukan oleh koperasi di daerah terpencil lainnya.

Kopdes Merah Putih Masih Tahap Pembangunan

Ferry menegaskan, program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih belum layak untuk diglorifikasi. Sebab, program andalan pemerintah ini masih dalam proses pembentukan badan hukum dan pembangunan fisik.

"Kalau untuk Kopdeskel Merah Putih karena ini adalah program baru, ini belum layak untuk kita glorifikasi. Karena prosesnya baru tahap pembentukan badan hukum kemarin. Kemudian, sekarang sedang dilaksanakan pembangunan fisiknya," jelasnya.

Meski demikian, ia mencatat sudah ada lebih dari 15 ribu bangunan fisik berupa gudang, gerai, dan kelengkapan lain yang rampung 100 persen. Pemerintah saat ini mengejar penyelesaian 23 ribu bangunan sisanya.

"Harapannya, insyaAllah, nanti bulan Agustus ada 30 ribu bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang selesai," tutup Ferry.

Kehadiran koperasi di sektor sawit dan energi surya ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memperluas peran koperasi sebagai motor ekonomi desa, tidak hanya sebagai penyalur bantuan sosial tetapi juga pelaku usaha produktif.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks