Pencarian

SD Negeri 2 Salakaria di Ciamis Hanya Terima Satu Siswa Baru, Total 31 Murid dari Kelas I Hingga VI

Rabu, 15 Juli 2026 • 20:28:31 WIB
SD Negeri 2 Salakaria di Ciamis Hanya Terima Satu Siswa Baru, Total 31 Murid dari Kelas I Hingga VI
Seorang siswa baru duduk di bangku kelas I SD Negeri 2 Salakaria, Ciamis, yang tahun ini hanya menerima satu peserta didik.

CIAMIS — Satu bangku kosong di kelas I SD Negeri 2 Salakaria akhirnya terisi. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, itu hanya menerima satu siswa baru pada tahun ajaran 2026.

Total peserta didik di sekolah tersebut kini tercatat sebanyak 31 anak, tersebar dari kelas I hingga kelas VI. Jumlah itu jauh dari kapasitas ideal sebuah sekolah dasar negeri di daerah pedesaan.

Warga Sekitar Didominasi Pasangan Lansia

Kepala SD Negeri 2 Salakaria mengungkapkan bahwa minimnya siswa baru bukan karena kualitas sekolah, melainkan faktor demografi. Wilayah sekitar sekolah didominasi oleh pasangan lanjut usia yang anak-anaknya sudah dewasa dan tidak lagi tinggal di kampung.

"Warga yang tinggal di sekitar sekolah merupakan pasangan lanjut usia yang sudah tidak memiliki anak usia sekolah," demikian penjelasan dari pihak sekolah kepada Antara di Ciamis, Rabu (15/7/2026).

Kondisi Kelas dan Aktivitas Belajar Mengajar

Meski jumlah murid minim, proses belajar mengajar tetap berjalan normal. Para siswa mengikuti kegiatan pembelajaran di ruang kelas yang tersedia. Suasana sekolah terlihat lengang namun tetap kondusif untuk kegiatan belajar.

Kondisi serupa sebenarnya tidak hanya terjadi di Ciamis. Beberapa sekolah dasar di wilayah pedesaan Jawa Barat juga mengalami penurunan jumlah siswa akibat urbanisasi dan perubahan struktur kependudukan.

Nasib Sekolah di Tengah Sepinya Peminat

SD Negeri 2 Salakaria tetap beroperasi seperti biasa. Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan sekolah dengan jumlah murid sangat minim seperti ini.

Di sisi lain, keberadaan sekolah tetap menjadi penting bagi warga sekitar yang masih memiliki anak usia sekolah. Meski hanya segelintir, hak pendidikan dasar bagi anak-anak di wilayah terpencil harus tetap terpenuhi.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks