JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengecek langsung kelengkapan asrama dan fasilitas olahraga di Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta. Lapangan basket dan lapangan futsal tersedia di kompleks sekolah, bersama masjid seluas sekitar 1.530 m² serta fasilitas pendukung lainnya.
Sebagai bagian dari konsep pendidikan berasrama, asrama SD putra dan putri masing-masing dilengkapi kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, area cuci dan jemur, serta toilet. Asrama SMP/SMA putri memiliki kapasitas hingga 216 orang, dengan fasilitas kamar tidur, area komunal, ruang pengasuh, area cuci dan jemur, serta fasilitas pendukung lainnya, sedangkan asrama SMP/SMA putra juga berkapasitas 216 orang dengan fasilitas serupa.
Menteri Dody menilai fasilitas yang telah tersedia tersebut mampu mendukung konsep pendidikan berasrama yang dilengkapi tempat tinggal siswa dan guru serta berbagai fasilitas penunjang kegiatan pendidikan.
"Bangunannya sudah jadi, bagus. Tinggal sedikit-sedikit, minor. Secara keseluruhan sudah bagus. Secara bertahap pasti akan ada tambahan, beberapa bulan lagi akan masuk tambahan siswa," kata Dody Hanggodo saat meninjau fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Di tengah keterbatasan lahan di kawasan perkotaan, pembangunan dilakukan dengan mengoptimalkan ruang yang tersedia agar kebutuhan pendidikan berasrama tetap dapat terpenuhi. Sekolah Rakyat Jakarta dibangun di atas lahan 40.320 m2 dan telah mulai melaksanakan kegiatan pendidikan sejak 14 Juni 2026 dengan total 404 siswa, terdiri atas 29 siswa SD, 153 siswa SMP, dan 222 siswa SMA.
Kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Jakarta terdiri atas gedung sekolah, asrama siswa, hunian guru, fasilitas olahraga, masjid, kantin dan ruang serbaguna. Gedung sekolah memiliki luas sekitar 9.721,95 m² dengan ruang kelas berkapasitas 25 siswa per kelas, dilengkapi perpustakaan, laboratorium komputer dan bahasa, serta laboratorium kimia, fisika, dan biologi.
"Ini buah pemikiran Pak Presiden Prabowo Subianto untuk memutus kemiskinan sedini mungkin. Salah satu caranya adalah menyekolahkan adik-adik kita di sini. Yang penting bagaimana fasilitas ini bisa benar-benar mendukung anak-anak untuk belajar," kata Menteri Dody.
"Sekolah Rakyat ini seperti boarding school, tapi dengan kualitas yang boleh dibandingkan dengan sekolah swasta yang boarding school," pungkas Menteri PU Dody Hanggodo.