Bekasi — Pemulihan layanan kereta api pasca-insiden di Bekasi Timur menunjukkan progres signifikan. Dari 144 perjalanan kereta jarak jauh yang dijadwalkan pada tengah hari Jumat, PT KAI berhasil mengeberangkatkan 143 rangkaian sesuai jadwal, dengan hanya satu perjalanan mengalami keterlambatan 17 menit.
Kinerja Keberangkatan Lampaui Target
Pencapaian 99,31 persen ini menandakan normalisasi operasional berjalan cepat setelah gangguan yang mengguncang wilayah timur Bekasi. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan mendekati kondisi standar operasional KAI sebelum insiden terjadi.
Sementara aspek kedatangan kereta masih dalam proses pemulihan bertahap. KAI mencatat performa ketepatan waktu kedatangan mencapai 70,71 persen dari 140 perjalanan yang tiba. Mayoritas keterlambatan yang masih ada berada dalam rentang 20 hingga 30 menit, jauh lebih baik dibanding kondisi hari-hari sebelumnya.
KAI Tuntas Refund 20.750 Tiket Pelanggan
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, PT KAI menyelesaikan proses pengembalian dana (refund) 100 persen untuk semua tiket yang terdampak. Hingga Jumat pagi, sebanyak 20.750 tiket kereta api jarak jauh telah selesai diproses refundnya.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan komitmen perusahaan terhadap perlindungan konsumen. "Kami terus memastikan pengaturan operasional dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan, sehingga layanan dapat kembali sepenuhnya normal," ujar Anne dalam keterangannya.
Normalisasi Bertahap dengan Prioritas Keselamatan
Proses pemulihan operasional dilakukan secara bertahap tanpa mengorbankan aspek keselamatan. KAI menekankan bahwa setiap perjalanan kereta diatur dengan cermat untuk memastikan tidak ada risiko keselamatan bagi penumpang dan pekerja.
Anne menambahkan bahwa "KAI terus menjaga konsistensi layanan dan memastikan perjalanan kereta api dapat kembali berjalan optimal seiring proses pemulihan yang berlangsung." Pihak KAI berkomitmen untuk kembali mencapai standar operasional normal dalam waktu dekat dengan tetap mengutamakan keselamatan.