Pencarian

Pemkot Sukabumi Gandeng 6 Kampus, Kucurkan Beasiswa Rp1,37 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 • 14:43:29 WIB
Pemkot Sukabumi Gandeng 6 Kampus, Kucurkan Beasiswa Rp1,37 Miliar

SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui perluasan program Beasiswa Bercahaya. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bersama pimpinan enam perguruan tinggi dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat kota, Senin (4/5/2026).

Kemitraan ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Program tersebut terintegrasi dengan lima kebijakan utama sektor pendidikan, mencakup revitalisasi sekolah, digitalisasi, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah Sukabumi.

Daftar Enam Kampus Mitra Program Beasiswa Bercahaya

Pemerintah menggandeng institusi pendidikan lokal untuk memastikan distribusi beasiswa tepat sasaran. Enam perguruan tinggi yang terlibat dalam kolaborasi ini adalah Universitas Nusa Putra, Universitas Linggabuana, dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).

Selain itu, kerja sama juga mencakup STIE Pasim, Politeknik Sukabumi, serta STAI Syamsul Ulum. Keterlibatan kampus-kampus ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah Jawa Barat.

Ayep Zaki menegaskan bahwa perluasan akses ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan warga. Skema inklusif tetap menjadi prioritas agar seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Target 418 Mahasiswa dan Alokasi Dana Rp1,37 Miliar

Pada tahun ini, Pemkot Sukabumi menargetkan sebanyak 418 mahasiswa sebagai penerima manfaat langsung. Pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran mencapai Rp1,37 miliar untuk mendukung keberlangsungan studi para penerima beasiswa tersebut.

Sumber pendanaan program tidak hanya bertumpu pada satu pintu. Ayep Zaki menjelaskan bahwa pengembangan sektor pendidikan di Sukabumi didukung oleh kolaborasi anggaran dari pemerintah pusat, provinsi, hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di luar agenda formal, pemerintah daerah juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan penghargaan kepada pelajar dan guru berprestasi. Bantuan khusus turut disalurkan bagi seorang siswa sekolah dasar yang tengah menjalani perawatan medis intensif sebagai bentuk solidaritas pendidikan.

Optimalisasi Dana Wakaf untuk Keberlanjutan Pendidikan

Terobosan lain yang dilakukan Pemkot Sukabumi adalah memaksimalkan peran filantropi. Program wakaf kini mulai diintegrasikan sebagai salah satu instrumen pendanaan beasiswa, melengkapi skema formal yang sudah ada.

"Khusus wakaf nanti akan ada program beasiswa, dan yang sudah berjalan itu untuk siswa sekolah dasar. Setiap tahunnya akan kita tingkatkan jumlah penerimanya," ujar Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Senin (4/5/2026).

Melalui diversifikasi pendanaan ini, pemerintah berharap ketergantungan pada APBD dapat diseimbangkan dengan partisipasi publik. Penguatan karakter siswa dan digitalisasi pembelajaran tetap menjadi fokus utama dalam mencetak lulusan yang kompetitif di era transformasi digital.

Bagikan
Sumber: sukabumiku.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks