JAWA BARAT — Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga dasar emas ukuran 1 gram kini berada di Rp2,789 juta. Angka ini naik dari posisi Senin (18/5) yang tercatat Rp2,764 juta per gram.
Penguatan juga terlihat pada sisi pembelian kembali atau buyback. Logam Mulia mematok harga buyback hari ini di Rp2,594 juta per gram, juga naik Rp25 ribu dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Selisih Harga yang Menguji Minat Investor
Selisih sebesar Rp195 ribu per gram antara harga jual dan harga buyback menjadi perhatian tersendiri. Bagi investor yang kerap melakukan aksi jual-beli dalam jangka pendek, jarak ini terbilang lebar dan bisa menggerus potensi keuntungan jika harga tidak bergerak signifikan.
Pergerakan harga emas Antam ini tidak seragam di semua kanal distribusi. Harga emas di Pegadaian justru terkoreksi. Berdasarkan data situs Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 ukuran 1 gram turun Rp8 ribu menjadi Rp2,756 juta per gram. Sementara emas UBS di Pegadaian juga turun Rp5 ribu ke level Rp2,788 juta per gram.
Perbedaan harga antarproduk ini lumrah terjadi. Faktor seperti produsen, standar sertifikasi cetakan, hingga jalur distribusi masing-masing merek turut memengaruhi besaran margin yang dibebankan ke konsumen akhir.
Emas BSI Gold Ikut Menguat
Di luar Antam dan Pegadaian, harga Emasku BSI Gold juga bergerak searah. Berdasarkan situs HRTA Gold, BSI Gold ukuran 1 gram hari ini dipatok Rp2,681 juta, dengan harga buyback di Rp2,551 juta.
Berikut rincian harga emas Antam ukuran lain pada Selasa (19/5) — harga dasar belum termasuk pajak 0,25 persen:
- 0,5 gram: Rp1.444.500
- 2 gram: Rp5.518.000
- 5 gram: Rp13.720.000
- 10 gram: Rp27.385.000
- 25 gram: Rp68.337.000
- 50 gram: Rp136.595.000
- 100 gram: Rp273.112.000
- 250 gram: Rp682.515.000
- 500 gram: Rp1.364.820.000
- 1.000 gram: Rp2.729.600.000
Pilihan di Tengah Disparitas Harga
Bagi pembeli ritel, variasi harga antar merek emas bisa menjadi celah untuk mendapatkan harga lebih rendah. Namun, perlu diingat bahwa likuiditas saat menjual kembali — yang tercermin dari harga buyback — juga berbeda antar produk.
Selisih harga jual-beli Antam yang melebar hari ini mengingatkan bahwa emas batangan bukan instrumen yang cocok untuk trading harian. Lebih tepat sebagai aset lindung nilai dalam jangka panjang.