Data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kemendiktisaintek yang ditarik pada Desember 2025 menunjukkan total 4.303 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Jumlah ini turun 2,56 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 4.416 lembaga. Cakupan data meliputi perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek, Kementerian Agama, serta kementerian atau lembaga lain yang dilaporkan melalui aplikasi neo feeder.
Empat Provinsi Jawa Mendominasi Lima Besar
Empat dari lima provinsi dengan perguruan tinggi terbanyak berada di Pulau Jawa. Posisi kedua ditempati Jawa Timur dengan 567 lembaga, disusul DKI Jakarta (342 lembaga) di urutan ketiga, dan Jawa Tengah (339 lembaga) di posisi keempat.
Sumatera Utara menjadi satu-satunya provinsi di luar Jawa yang masuk lima besar, mencatatkan 294 perguruan tinggi. Melengkapi sepuluh besar: Sulawesi Selatan (221 lembaga), Banten (148 lembaga), DI Yogyakarta (132 lembaga), Aceh (123 lembaga), dan Sumatera Selatan (117 lembaga).
Kaltara Paling Sedikit, Hanya 13 Lembaga
Kalimantan Utara menempati posisi terbawah dengan hanya 13 perguruan tinggi. Kontras ini menegaskan ketimpangan sebaran institusi pendidikan tinggi yang masih terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.
Penurunan 113 lembaga secara nasional—dari 4.416 pada 2024 menjadi 4.303 pada 2025—mengindikasikan dinamika penataan atau penutupan institusi di sejumlah daerah. Data ini menjadi potret mutakhir ekosistem pendidikan tinggi Tanah Air yang terus berubah.