Pencarian

Daftar Mobil Listrik Masa Depan: dari Alfa Romeo Giulia EV hingga BMW iM3 1000 HP

Selasa, 23 Juni 2026 • 12:39:01 WIB
Daftar Mobil Listrik Masa Depan: dari Alfa Romeo Giulia EV hingga BMW iM3 1000 HP
Alfa Romeo Giulia EV siap hadir dengan tenaga hingga 1.000 HP pada 2028.

JAWA BARAT — Pabrikan global terus mempercepat elektrifikasi, dan sederet model baru pun mulai terungkap. Dari Eropa hingga Amerika Serikat, setiap merek memiliki rencana besar untuk menggantikan atau menambah lini produk listrik mereka. Namun, sebagian besar model ini masih berupa konsep atau dalam tahap akhir pengembangan, dan beberapa bahkan mungkin tak pernah sampai ke tangan konsumen.

Alfa Romeo Siapkan Dua Model Listrik: Giulia 1.000 HP dan Stelvo Hybrid

Alfa Romeo mengonfirmasi Giulia generasi berikutnya akan hadir dengan powertrain listrik pada 2028. Basis versi standar diperkirakan menghasilkan 350 HP, varian Veloce mendekati 800 HP, dan Quadrifoglio—varian tertinggi—diklaim tembus 1.000 HP.

Giulia EV akan menggunakan platform STLA Large milik Stellantis dengan arsitektur 800 volt dan jarak tempuh hingga 500 mil. Namun, rumor terbaru menyebut Giulia juga tetap ditawarkan dengan mesin pembakaran internal, mirip strategi Dodge Charger. Sementara itu, SUV Stelvio listrik dan hybrid dijadwalkan meluncur lebih dulu pada 2027.

BMW i3 dan iM3: Listrik Bertenaga 600 HP Lebih dengan Suara V-10 Sintetis

BMW i3 akan menjadi saudara listrik dari Seri 3, mengusung platform Neue Klasse dan baterai 109 kWh. Dengan arsitektur 800 volt, pengisian daya 400 kW memungkinkan, dan jarak tempuh diperkirakan mencapai 440 mil. Varian perdana, 50 xDrive, menghasilkan 463 HP dan 476 lb-ft torsi, dan dijual sebelum akhir 2026.

Versi performa tinggi, yang disebut iM3, akan hadir setahun kemudian. Mengandalkan empat motor listrik (dua di setiap as roda), tenaganya diprediksi melebihi 600 HP. BMW juga merencanakan simulasi perpindahan gigi palsu dan suara mesin sintetis yang disampling dari V-8 E92 M3 hingga V-10 5.0 liter E64 M6 untuk meningkatkan sensasi berkendara.

Audi TT EV dan Bentley Barnato: Dua Pendekatan Berbeda pada Mobil Listrik Mewah

Audi mengonfirmasi mobil sport listrik baru pada 2027, dipratinjau oleh konsep Concept C. Dimensinya seukuran Porsche 911, mengusung desain baru dengan kontrol fisik yang kembali dihadirkan—termasuk layar yang bisa disembunyikan. Bobot konsep mencapai 3.726 pon dengan penggerak roda belakang, namun versi produksi akan menawarkan varian dual-motor all-wheel-drive. Platformnya kemungkinan dibagi dengan Porsche 718 EV.

Di sisi lain, Bentley akan meluncurkan EV pertamanya pada 2026, disebut sebagai "luxury urban SUV" yang lebih kecil dari Bentayga. Dengan panjang hingga 197 inci, model ini diperkirakan menggunakan platform yang sama dengan Porsche Cayenne EV. Berdasarkan merek dagang yang diajukan, nama Barnato—diambil dari pembalap dan eksekutif Bentley era 1920-an—menjadi kandidat kuat. Penjualan dimulai awal 2027, sementara model listrik Bentley lainnya ditunda hingga setidaknya 2030.

Alpine dan Merek Lain: Tarif Trump Mengubah Jadwal Masuk Pasar AS

Alpine, anak perusahaan Renault yang dikenal dengan mobil sport ringan, awalnya berencana masuk pasar AS lewat crossover A390 bertenaga 470 HP. Namun, tarif impor tinggi yang diterapkan pemerintahan Trump memaksa Alpine menunda rencana hingga 2030. Jika jadi masuk, Alpine akan membawa A110 listrik dan sebuah SUV besar.

Daftar ini menunjukkan bahwa meski masa depan elektrifikasi sudah dekat, jadwal kedatangan setiap model masih bisa berubah—tergantung pada regulasi, teknologi baterai, dan kondisi geopolitik. Beberapa model mungkin akan hadir lebih cepat, sementara yang lain bisa tertunda atau bahkan dibatalkan sama sekali.

Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks