BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan membuka Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) tahun 2026 di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inovasi di tengah perkembangan teknologi bagi para perajin di seluruh wilayah Jabar.
Modal Besar Ekonomi Kreatif: SDM dan Budaya
Erwan menyebut bahwa jumlah sumber daya manusia yang besar serta keberagaman budaya dan tradisi merupakan modal kuat untuk menumbuhkan sektor ekonomi kreatif. Ia optimistis sentra-sentra industri di Jawa Barat mampu bersaing di tingkat nasional jika mampu beradaptasi.
"Saya meminta untuk terus meningkatkan inovasi, karena Jabar memiliki kekayaan budaya dan tradisi. Jika dikaitkan dengan pemanfaatan teknologi digital akan meningkatkan pendapatan ekonomi dari sektor kriya ini," tuturnya.
PKJB 2026 Jadi Bukti Nyata Dukungan Pemprov Jabar
Menurut Wagub Erwan, penyelenggaraan PKJB 2026 merupakan wujud konkret Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Dekranasda dalam mendorong sektor kriya. Ajang ini juga disebut sebagai upaya pelestarian budaya yang sekaligus menjadi destinasi budaya bagi masyarakat.
"PKJB merupakan wujud nyata Pemdaprov Jabar dan Dekranasda dalam mendorong kriya dan pelestarian budaya sebagai destinasi budaya," ungkap Wagub Erwan.
BI Jabar Dukung UMKM Mode Lewat Digitalisasi dan Pembiayaan
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya sektor mode. Dukungan itu mencakup peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, hingga perluasan akses pasar, baik di dalam maupun luar negeri.
Junanto menambahkan, industri mode telah menjadi subsektor ekonomi kreatif yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Jabar. Sektor ini melibatkan banyak pelaku usaha, mulai dari pengrajin, penjahit, desainer, pelaku usaha konveksi, fotografer, model, hingga pelaku pemasaran digital.
Ia meyakini bahwa pengembangan sentra industri di Jawa Barat dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat secara signifikan.