CIREBON — Rencana investasi itu tercatat dalam sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) yang dihimpun hingga 1 Juli 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman mengatakan data tersebut membuktikan daerahnya masih kompetitif di tengah persaingan investasi regional.
PMDN Mendominasi, PMA Capai Rp 783 Miliar
Dari total pengajuan tersebut, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mendominasi dengan 14.811 investor dan nilai rencana investasi sekitar Rp 2,45 triliun. Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) berasal dari 81 investor dengan total rencana investasi sekitar Rp 783,43 miliar.
“Meski memiliki keterbatasan, kami terus mengoptimalkan potensi yang ada dan mengajak para investor untuk berinvestasi di Kota Cirebon,” kata Iing Daiman di Cirebon, Jumat.
Strategi Pemkot: Optimalkan Kawasan Rebana dan Sektor Unggulan
Iing menyebut optimalisasi potensi daerah menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga minat investasi, terutama dalam mendukung pengembangan kawasan Rebana. Menurut dia, meski sumber daya wilayah terbatas, Kota Cirebon tetap memiliki peluang melalui keberadaan kawasan di bawah otoritas pemerintah pusat yang dinilai dapat mendukung pertumbuhan investasi.
Pemkot Cirebon juga rutin mempromosikan geliat perdagangan, jasa, serta pariwisata sebagai sektor investasi potensial. “Kami akan terus memaksimalkan potensi yang ada agar minat investor terhadap Kota Cirebon tetap terjaga,” ujar dia.
Sinergi dengan Pemerintah Pusat untuk Pengembangan Kawasan Strategis
Pemerintah kota terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung pengembangan kawasan strategis yang dapat berdampak pada pertumbuhan investasi. Iing menekankan langkah ini diperlukan karena pengembangan kawasan strategis tidak seluruhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah.
“Kami berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat posisi Kota Cirebon sebagai salah satu daerah penyangga kawasan Rebana sekaligus meningkatkan daya saing investasi,” tambahnya.
Pemkot Pastikan Seluruh Pengajuan Investasi Dikawal
Pemkot Cirebon memastikan akan mengawal seluruh pengajuan yang masuk melalui sistem OSS RBA. Targetnya, nilai investasi yang tercatat dapat terealisasi seluruhnya. Data OSS RBA ini merupakan perkembangan pengajuan rencana investasi yang dihimpun hingga 1 Juli 2026 dan mencakup periode Januari hingga Juni tahun ini.