BANDUNG — Gerbong mutasi di lingkungan Korps Adhyaksa Jawa Barat kembali bergerak untuk mengisi sejumlah pos strategis. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Aula R. Soeprapto, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, pada Senin pagi.
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Sutikno, S.H., M.H., memimpin langsung pengangkatan Donny Haryono Setyawan, S.H., M.H. sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jabar. Pada saat yang sama, Sutikno melantik Dr. Deddy Sutendy, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Cirebon.
Daftar Pejabat Baru di Lingkungan Kejati Jabar
Donny Haryono Setyawan kini resmi memegang komando di bidang intelijen Kejati Jabar, menggantikan pejabat sebelumnya. Sementara itu, posisi pimpinan di Kejari Kota Cirebon kini dipercayakan kepada Deddy Sutendy untuk mengawal penegakan hukum di wilayah tersebut.
Sutikno mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan beban tanggung jawab moral yang besar kepada masyarakat. Ia menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar urusan fasilitas atau wewenang administratif semata.
“Selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Kerahkan seluruh kemampuan dan berikan yang terbaik. Ini bukan sekadar tuntutan jabatan, tapi wujud integritas dan kehormatan diri sebagai insan Adhyaksa,” tegas Sutikno dalam amanatnya.
Tantangan Digitalisasi dan Penggunaan Kecerdasan Artifisial
Ada poin menarik dalam arahan Kajati Jabar kali ini. Sutikno menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut jajaran kejaksaan untuk tidak gagap menghadapi revolusi industri.
Pemanfaatan digitalisasi dan kecerdasan artifisial (AI) kini menjadi keharusan dalam pola kerja institusi. Pejabat baru diharapkan berani melakukan terobosan inovatif, namun tetap berdiri teguh di atas koridor hukum dan etika profesi.
”Kejaksaan harus adaptif. Kita butuh pola kerja yang berani melakukan terobosan inovatif tanpa meninggalkan koridor hukum,” imbuh Sutikno.
Penguatan Fungsi Intelijen dan Penegakan Hukum di Cirebon
Penyegaran personel ini dipandang sebagai langkah krusial untuk meningkatkan performa organisasi secara keseluruhan. Fokus utama tetap pada pengabdian hukum yang menyentuh kepentingan publik secara langsung.
Khusus untuk wilayah Kota Cirebon, kehadiran pimpinan baru diharapkan mampu memberikan warna baru dalam penanganan perkara dan pelayanan hukum. Sutikno berharap momen ini menjadi pembuktian profesionalitas bagi pejabat yang baru saja disumpah.
“Langkah penyegaran ini diharapkan mampu meningkatkan performa Kejati Jabar dalam melakukan pengabdian hukum, khususnya dalam fungsi intelijen dan penegakan hukum di wilayah Kota Cirebon,” pungkasnya.