JAWA BARAT — Persaingan ponsel lipat selama ini didominasi oleh Samsung dan Google. Setelah melewati beberapa generasi penyempurnaan, kedua merek kini bersiap meluncurkan penerus andalan mereka. Namun, 2026 menjadi tahun yang krusial: ini kemungkinan menjadi edisi terakhir di mana mereka bertarung tanpa kehadiran Apple. iPhone lipat disebut-sebut akan resmi diperkenalkan pada September mendatang.
Jadwal Rilis Berjarak Sebulan, Harga Sulit Turun
Samsung dikabarkan akan menggelar acara peluncuran Galaxy Z Fold 8 di London pada 22 Juli 2026. Tanggal ini hanya tiga hari setelah final Piala Dunia FIFA, yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan strategi peluncuran Samsung.
Dari sisi harga, tekanan biaya produksi akibat permintaan chip AI disebut-sebut membuat harga ponsel lipat sulit turun. Galaxy Z Fold 7 saat ini dibanderol mulai dari USD 1.999, dan Samsung diperkirakan akan mempertahankan angka tersebut untuk varian dasar 256GB. Model dengan kapasitas penyimpanan lebih besar kemungkinan akan mengalami kenaikan harga.
Sementara itu, Google diperkirakan akan menggelar acara peluncuran pada Agustus 2026. Meski sempat ada wacana penurunan harga, kelangkaan pasokan chip AI membuat skenario tersebut sulit terwujud. Pixel 11 Pro Fold diprediksi tetap dibanderol mulai USD 1.799, sama seperti pendahulunya.
Layar dan Desain: Evolusi Tipis, Bukan Revolusi
Kedua ponsel masih mengusung desain buku—perangkat yang terbuka menjadi layar besar di bagian dalam. Samsung Galaxy Z Fold 8 diperkirakan akan mempertahankan layar cover 6,5 inci dan layar internal 8 inci, keduanya OLED dengan refresh rate 120Hz.
Bagi yang menginginkan dimensi lebih lebar, kabar mengenai varian “Wide” dari Samsung patut dinantikan. Namun, untuk model reguler, tidak ada perubahan signifikan dari generasi sebelumnya.
Google Pixel 11 Pro Fold hanya sedikit berbeda: layar covernya lebih kecil 0,1 inci dari Samsung, namun tetap mengusung layar internal 8 inci. Berdasarkan render dari pembocor OnLeaks, desain perangkat ini hampir identik dengan pendahulunya, hanya lebih tipis sekitar 0,7 mm dalam keadaan terlipat.
Performa: Keunggulan Mentah Samsung vs Chip Kustom Google
Di sektor dapur pacu, Samsung kembali mengandalkan chipset Qualcomm terbaru. Galaxy Z Fold 8 akan ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Dalam pengujian benchmark terhadap Galaxy S26 Ultra, chip ini mampu mengalahkan iPhone 17 Pro Max pada tes grafis 3DMark Solar Bay Unlimited. Pilihan RAM yang ditawarkan adalah 12GB atau 16GB, tergantung varian penyimpanan (256GB, 512GB, atau 1TB).
Google, seperti biasa, akan mengandalkan chip bikinan sendiri: Tensor G6. Meski tidak disebutkan secara rinci dalam bocoran, chip Tensor biasanya lebih dioptimalkan untuk kemampuan AI dan fotografi komputasional dibandingkan performa mentah. Perbedaan pendekatan ini—Samsung dengan performa tinggi dan Google dengan kecerdasan buatan—akan menjadi salah satu faktor pembeda utama bagi calon pembeli.