Pencarian

Apple Siapkan MacBook Ultra dengan Layar OLED Tandem, Rilis Lebih Cepat dari Perkiraan

Jumat, 05 Juni 2026 • 02:31:01 WIB
Apple Siapkan MacBook Ultra dengan Layar OLED Tandem, Rilis Lebih Cepat dari Perkiraan
Apple bersiap meluncurkan MacBook Ultra dengan layar OLED tandem pada kuartal ketiga 2026.

Omdia, firma riset pasar yang kerap diandalkan untuk data industri panel, merilis laporan terbaru soal adopsi teknologi OLED di laptop. Di dalamnya, mereka menyelipkan informasi spesifik soal jadwal produksi dan peluncuran MacBook Ultra. Menurut laporan itu, Samsung akan mulai memasok panel untuk dua varian ukuran MacBook Ultra pada Juli 2026, dan perangkat dijadwalkan meluncur pada kuartal ketiga tahun yang sama.

Jika mengikuti kebiasaan Apple yang jarang meluncurkan produk besar di Juli atau Agustus, debut September 2026 menjadi skenario paling realistis. Ini menarik karena prediksi sebelumnya menyebut MacBook Ultra baru akan hadir pada Oktober atau November 2026, bahkan bisa molor ke awal 2027. Dengan jadwal baru ini, ada kemungkinan besar laptop tersebut akan diperkenalkan bersamaan dengan iPhone 18 di acara tahunan Apple.

Layar Lebih Besar dan Teknologi OLED Hybrid yang Lebih Hemat Daya

Laporan Omdia juga mengungkap perubahan pada ukuran layar. MacBook Ultra akan hadir dalam dua pilihan: 14,3 inci dan 16,3 inci. Angka ini sedikit lebih besar dari MacBook Pro saat ini yang masing-masing 14,2 inci dan 16,2 inci. Bisa jadi ini sekadar pembulatan dari sisi Omdia, atau memang Apple sengaja memperluas luas panel.

Yang lebih krusial adalah teknologi yang digunakan. Apple disebut akan mengadopsi panel OLED hybrid dengan kombinasi oxide TFT dan RGB tandem OLED. Jerry Kang, Practice Leader di Omdia, menjelaskan bahwa kombinasi ini baru pertama kali digunakan di laptop dan dirancang untuk menekan konsumsi daya dibandingkan panel LTPO atau OLED single RGB. Dengan kata lain, MacBook Ultra bisa mempertahankan daya tahan baterai setara model saat ini, meskipun desainnya dibuat lebih tipis.

Penggunaan tandem OLED sendiri sudah lebih dulu diterapkan Apple di iPad Pro M4. Teknologi ini menumpuk dua lapisan panel OLED untuk mencapai kecerahan dan kontras yang lebih tinggi tanpa mengorbankan efisiensi daya. Di laptop, langkah ini bisa jadi pembeda besar di tengah persaingan ketat dengan laptop Windows berbasis OLED yang mulai marak.

Dari Mana Nama MacBook Ultra Berasal?

Nama MacBook Ultra memang belum dikonfirmasi Apple, tapi rumor ini sudah beredar cukup lama. Beberapa analis meyakini Apple akan menggunakan merek "Ultra" untuk membedakan lini profesional tertingginya dari MacBook Pro reguler, mirip dengan strategi chip Apple Silicon yang punya varian M3 Ultra. Jika benar, MacBook Ultra akan menjadi laptop paling bertenaga dan paling mahal yang pernah dibuat Apple.

Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini patut dicermati. Meski banderol MacBook Ultra dipastikan akan sangat tinggi — kemungkinan di atas Rp 40 juta untuk varian dasar — kehadiran layar OLED dan efisiensi daya yang lebih baik bisa menjadi alasan kuat untuk upgrade, terutama bagi kreator konten dan profesional yang bekerja dengan akurasi warna tinggi. Sayangnya, ketersediaan di pasar Indonesia biasanya tertinggal beberapa bulan dari jadwal global.

Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks